Iqbaal Ramadhan Ungkap Alasan Coboy Hijau Sering Di-bully

Iqbaal Ramadhan Ungkap Alasan Coboy Hijau Sering Di-bully

VIVA   –  Aktor sekaligus musisi Iqbaal Ramadhan blak-blakan mengenai kehidupan masa lalunya. Iqbaal mengungkapkan fakta bahwa dirinya sudah menjadi korban bullying teman-temannya saat duduk di bangku Sekolah Pokok (SD).

Tidak berehat sampai di situ, pria kelahiran Surabaya itu juga menjelaskan bahwa bullying yang dialaminya itu berlanjut hingga dirinya merembes ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat itu, Iqbaal mulai ternama setelah tergabung dalam grup Coboy Junior.

Baca Juga: Curhat Iqbaal Ramadhan Jadi Korban Bullying Sejak SD

Iqbaal menjelaskan bahwa pada saat itu, dirinya bergabung dengan personel Coboy Junior yang lain kerap di- bully dan dicaci oleh banyak orang yang tidak menyukai musik Coboy Junior.

“Berlanjut ke masa SMP, SMA, saya tergabung di grup musik Coboy Junior waktu itu namanya. Itu pun juga dekat sekadar dengan bullying dan juga cacian banyak orang yang tidak suka dengan kami, dengan musik kami, ” ucap Iqbaal dalam acara webinar ‘Karya Anak Muda: Kontribusi di Masa Pandemi’ yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia dan UNICEF Nusantara, Selasa, 28 Juli 2020.

Menurut Iqbaal Ramadhan, tanda orang-orang mencaci Coboy Junior dalam saat itu karena mereka ngerasa bahwa Coboy Junior telah meracuni generasi muda dengan lagu-lagu bertema cinta. Padahal menurut Iqbaal, barang apa yang disampaikan oleh Coboy Hijau, sama dengan apa yang dirasakan remaja pada saat itu.

“Karena merasa kami membinasakan generasi muda waktu itu, sebab kami bernyanyi lagu dengan inti cinta-cintaan padahal apa yang saya sampaikan adalah apa yang bani atau remaja rasakan waktu tersebut gitu, cinta-cinta monyet, rasanya rajin pada pasangan pada saat tersebut, ” kata Iqbaal.

Lebih lanjut, Iqbaal menambahkan  kalau akan selalu ada orang yang tidak suka dan mencibir alternatif hidup seseorang, walaupun orang itu sudah melakukan sesuatu yang betul.

“Akan selalu ada orang-orang yang tidak suka mencibir atau ngatain pilihan hidup kalian, walaupun kalian sudah melakukan objek yang benar, ” ujar Iqbaal Ramadhan.