Ernest Prakasa Setuju Anji itu Pintar, Tapi...

Ernest Prakasa Setuju Anji itu Pintar, Tapi…

VIVA â€“ Komika, penulis naskah, sutradara dan aktor, Ernest Prakasa menyoroti video Anji dengan seseorang yang disebut sebagai pakar mikrobiologi, Profesor Hadi Pranoto. Ernest senada dengan orang-orang yang meragukan gelar profesor dari Hadi Pranoto.

“Setuju, Mas Anji jelas orang pinter. Kalo niatnya kritis demi fakta, harusnya bisa tau mana narsum beneran & mana yang abal2. Kecuali ya memang sekedar mementingkan engagement,” tulis Ernest dalam akun twitter @ernestprakasa.

Kemudian Ernest Prakasa me-retweeted beberapa hal terkait video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto. Salah satunya dari akun @amasna. Ia mengunggah video mengenai berita keluarga besar acara hajatan di Bogor yang meminta maaf. Hajatan tersebut ikut dihadiri Rhoma Irama, mengundang kerumunan dan protes di kemudian hari. Orang yang menyampaikan permintaan maaf diwakili putra pertama yang tidak lain bernama Hadi Pranoto.

“Orang kayak gini yang diajak @duniamanji ngobrol soal covid? Yang sengaja bikin acara publik besar-besaran di Bogor tanpa peduli penularannya?,” tulis akun tersebut.

Kemudian Ernest juga me-retweeted kicauan warganet yang membandingkan kasus Anji dengan yang terjadi di Korea Selatan. Menurut warganet tersebut, di Korea Selatan, orang yang menyebarkan informasi keliru mengenai COVID-19 bisa dituntut dengan pasal pidana karena lalai yang menyebablan kematian banyak orang.

Lalu Ernest mengomentari kicauan seorang akademisi yang menyayangkan Anji percaya kepada Hadi Pranoto. Ernest tidak mengerti tujuan awal Anji mengunggah video tersebut. Namun jika video itu bertujuan sekedar meramaikan, maka tujuannya tercapai.

“Tapi kalo sejak awal tujuannya adalah biar rame dibahas, berarti video ini sukses,” tulis Ernest.

Baca juga: Soal Obat COVID-19, dr Tirta akan Diskusi dengan Anji

Kini video tersebut sudah tidak dapat dilihat di YouTube. Sebelum itu, Ernest Prakasa setuju dengan pendapat yang ingin membawa ini ke jalur hukum. Hal tersebut terkait (IDI) Ikatan Dokter Indonesia telah angkat bicara dan menganggap video Anji dan Hadi Pranoto berbahaya.

“Setuju. Mau sampai kapan orang2 sesat kita biarkan menyebarkan misinformasi?,” tulis Ernest.