Anji: Ini Adalah momen Memfilter Teman

Anji: Ini Adalah momen Memfilter Teman

VIVA â€“ Nama Erdian Aji Prihartanto alias Anji atau Manji mulai disorot banyak orang. Tidak sedikit warganet sampai selebriti mengomentari terkait apa yang kini disuarakan Anji mengenai COVID-19. Menurut Anji saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengetahui siapa teman-temannya.

“Saya mencatat siapa saja yang bersuara dan beropini menentang/setuju dengan apa yang saya lakukan. Cara menegur, cara mengkritisi, cara menyindir,” tulis Anji dalam Insastories.

Anji menyertakan foto dirinya dengan latar belajang Situs Budaya Radio Malabar. Kemudian Anji bercerita, beberapa orang ada yang menegernya langsung melalui WhatsApp tapi dengan esensi yang dapat dimengerti.

“Ada yang langsung chat WA marah-marah, tapi esensinya baik. Saya sangat hargai,” tulisnya.

Anji berjanji akan menyelesaikan apa yang selama ini diperkarakan banyak orang. Baginya, saat seperti ini buat Anji tahu seperti apa teman-temannya tersebut.

“Saya akan menyelesaikan semua ini dengan baik. Tunggu beberapa hari ke depan dan ini adalah momen untuk memfilter teman,” tulisnya.

Sebelumnya, Anji mengunggah tiga orang yang berkomentar soal dirinya. Mereka adalah Tompi, Angga Dwimas Sasongko dan seseorang yang mengenal Anji telah lama. Mereka ikut menanggapi terkait pernyataan ataupun video Anji yang kini ramai.

“Setauku dia gak pernah bilang gak percaya ada nya covid kok, cuma memang basic informasinya nyanaja kyknya masih simpang siur . Pemah ketemu di istana, dan saat itu ada pendapatnya yg sy kritisi. Sepertiny emang masalah pemahaman yg beda. Tp krn bunyi nya kenceng, yg lain ikut2,” kata Tompi.

Baca juga: Dipolisikan, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Hukuman Berat

“Dear @duniamanji.. Gw yg berteman dengan elu dari jaman Kita bujangan. Berteman di dunia maya Facebook, instagram, Twitter Dan path Juga berteman di dunia nyata. Hal2 yg lu tulis kayak gini mah udah biasa. Dan mereka yg komentar lu cuman bikin heboh, gw senyumin Aja. Tetap lah seperti ini, jangan lakut bersuara. Tapi ntar agak hati2 ya,” tulis akun djuleee.

“Anji, gue harus akui elo ada pembuat konten yang handal. Mengerti cara menarik atensi. Seperti Steven SPielberg di era 70an. Pixar di era 90an. Tapi juga ada orang namanya Joseph Goebbels di era 40an. Sebagai seorang teman, gue cuma ingin menyarankan, ikuti lah 2 nama perlama. Bukan yang nama terakhir,” kata Angga Sasongko.