Rekaman Baru Kotak, Simbol Kematangan Selama 16 Tahun

Rekaman Baru Kotak, Simbol Kematangan Selama 16 Tahun

VIVA   – Grup band Kotak akhirnya secara resmi merilis album musik terbaru mereka, berjudul Identitas , di hari ini, 25 September 2020. Ini adalah album ketujuh Kotak di katalog Warner Music Indonesia.

Identitas dirilis sebagai simbol kematangan Kotak selama 16 tahun berkarya. Kotak telah mencapai usia yang tidak lagi muda bagi suatu band. 16 tahun menjadi salah satu faktor penegasan identitas dari Kotak.

Baca Serupa: Melly Mono Gantikan Tantri Maka Vokalis Band Kotak

Kedewasaan serta kematangan dalam berkarya, merupakan poin identitas di album ini.

Untuk mengetahui warna asli musikalitas Kotak, album ini hendak dapat memberikan jawaban terjujur tentang siapa itu Kotak.

Pada saat konferensi pers secara virtual, vokalis Kotak, Tantri mengungkapkan rasa bahagia karena akhirnya rekaman Identitas ini resmi dirilis. Taat Tantri, perlu perjalanan yang panjang hingga album Identitas ini bisa dirilis.

“ Happy banget ya Allah. Alhamdulillah, kesudahannya setelah perjalanan panjang ya, berisi, keluar, cuti berulang kali, keputusannya keluar albumnya. Senang banget. Jalan pengerjaan albumnya juga cukup lama ya. Bukan yang cepat, ” kata Tantri, Jumat, 25 September 2020.

Selain Tantri, gitaris Kotak, Cella juga melahirkan perasaan bahagianya. Cella menjelaskan bahwa album Identitas ini sudah digarap sejak dua tahun yang lalu, sekitar bulan November 2018.

“Alhamdulillah album ini kan kita garap 2 tahun yang morat-marit. Pastinya itu kalau enggak lengah sekitar November 2018, ” sirih Cella.

Kemudian, sebab sepuluh lagu yang tersedia di album Identitas , lagu berjudul Di Atas Cinta terbatas menjadi andalan untuk album tersebut. Lagu Di Untuk Cinta ditulis oleh Tantri sebagai refleksi kehidupannya kini selaku orangtua bagi anaknya.

Tantri mengaku bahwa corak Di Atas Cinta berlatar belakang perjuangan orangtua membesarkannya ketika kecil, & bagaimana dia melihat dirinya kini menjadi orangtua. Dalam prosesnya, Tantri juga mengakui kalau lagu ini sangat sentimental, sehingga dia tahu menitikkan air mata ketika menulisnya.

Sebelum Di Atas Cinta terpilih sebagai single andalan, Kotak secara bertahap merilis lagu-lagu seperti lagu berjudul Hoax, Pribadi Manusiawi (feat. Cak Nun) dan Jodoh Palsu , untuk album Identitas .

Lebih lanjut, proses rekaman rekaman Identitas ini sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya Kotak tidak membawabawa campur tangan kreatif pihak ketiga seperti produser dan pencipta lagu. Semuanya dilakukan sendiri. Identitas banyak direkam di Yogyakarta.